Kapan waktunya tepat

509 saat waktunya habisOrang suka mengatakan bahwa Tuhan selalu memilih waktu yang tepat dan saya yakin ini benar. Salah satu ingatan saya tentang kursus Alkitab pemula adalah “pengalaman aha” yang saya alami ketika saya tahu bahwa Yesus datang ke bumi pada waktu yang tepat. Seorang guru menjelaskan bagaimana segala sesuatu di alam semesta harus cocok dengan yang semestinya sehingga semua nubuat tentang Yesus akan terpenuhi sepenuhnya.

Paulus berbicara kepada gereja di Galatia tentang menjadi anak-anak Allah dan menjadi budak kuasa dunia. “Jika waktunya telah genap, Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan ditempatkan di bawah hukum Taurat, supaya Ia menebus orang-orang yang berada di bawah hukum Taurat, supaya kita mempunyai anak (hak penuh anak-anak)” (Galatia 4,4-5). Yesus lahir ketika waktunya telah digenapi sepenuhnya. Dalam Elberfeld Bible dikatakan: "Ketika waktu penuh telah tiba".

Konstelasi planet dan bintang cocok. Budaya dan sistem pendidikan harus dipersiapkan. Teknologi atau ketiadaannya benar. Pemerintah bumi, terutama Romawi, sedang bertugas pada waktu yang tepat.

Sebuah komentar tentang Alkitab menjelaskan, ”Itu adalah masa ketika Pax Romana (kedamaian Roma) membentang di sebagian besar dunia yang beradab, memungkinkan perjalanan dan perdagangan tidak seperti sebelumnya. Jalan-jalan besar menghubungkan kekaisaran para kaisar dan berbagai wilayahnya terhubung dengan cara yang bahkan lebih bermakna melalui bahasa Yunani yang tersebar luas. Ditambah fakta bahwa dunia telah jatuh ke dalam jurang moral yang begitu dalam sehingga bahkan orang-orang kafir pun berteriak menentangnya, dan kelaparan rohani ada di mana-mana. Waktu yang tepat telah tiba untuk kedatangan Kristus dan penyebaran awal Injil Kristen ”(The Expositor's Bible Commentary).

Semua elemen ini berperan ketika Tuhan memilih saat ini untuk memulai masa tinggalnya sebagai manusia dan Tuhan di dalam Yesus dan jalannya ke salib. Sungguh suatu kebetulan yang luar biasa dari berbagai peristiwa. Orang mungkin berpikir tentang anggota orkestra yang mempraktikkan bagian-bagian individual dari sebuah simfoni. Pada malam konser, semua bagian, pandai dan dimainkan dengan indah, berkumpul bersama dalam harmoni yang brilian. Kondektur mengangkat tangannya untuk memberi tanda screschendo terakhir. Bunyi timpani dan ketegangan bawaan larut dalam klimaks kemenangan.

Yesus adalah titik kulminasi, puncak, puncak, puncak hikmat, kuasa dan kasih Tuhan! "Karena di dalam dia seluruh kepenuhan Ketuhanan berdiam secara jasmani" (Kolose 2,9).

Tetapi ketika waktunya telah digenapi, Kristus datang yang merupakan kegenapan Ketuhanan. “Agar hati mereka terhibur, bersatu dalam cinta dan untuk semua kekayaan dalam kepastian pemahaman tentang pengetahuan tentang misteri Allah, yaitu Kristus, yang di dalamnya tersembunyi semua harta hikmat dan pengetahuan” (Kolose 2,2-3 ELB). Haleluya dan Selamat Natal!

oleh Tammy Tkach


pdfKapan waktunya tepat